Lintassabak.com – Bupati Tanjung Jabung Timur Hj. Dillah Hikmah Sari, ST membuka secara langsung Kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) dalam rangka menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kab Tanjab Timur Tahun 2026, Kamis (20/3/2025) di Aula Kantor Bupati Tanjung Jabung Timur.
Pelaksanaan Musrenbang RKPD tersebut, dihadiri Bappeda Provinsi Jambi, unsur Forkompinda, Fraksi DPRD, Pejabat OPD, seluruh Camat serta para hadirin lainnya, dalam lingkup Pemkab Tanjabtim.
Bupati Dillah Hich yang didampingi Wabup Muslimin Tanja dan Sekda Sapril dalam pidatonya, menyampaikan, Musrenbang RKPD tahun 2025 adalah dalam rangka penyusunan RKPD tahun 2026 adalah merupakan tahapan penting yang menjadi awal dari perencanaan pelaksanaan program dan kegiatan tahun sekarang sekaligus selaras visi misi membangun bersama rakyat untuk sejahtera dan bahagia
“Marilah kita membuka dan mencermati beberapa isu strategis dan permasalahan yang menjadi kendala dan tantangan di Kabupaten kita ini, yang hal tersebut dapat dijadikan dasar dalam penentuan program dan kegiatan, antara lain nya ketergantungan ekonomi terhadap sektor pertambangan, kualitas daya saing sumber daya manusia yang belum merata, masih rendahnya konektivitas antar wilayah dan penerapan pembangunan yang berkelanjutan, kinerja reformasi birokrasi pemerintahan masih rendah, letak geografis yang strategis, degradasi lingkungan dan adaptasi perubahan iklim dan bonus demografida naging populition,” ungkap Bupati.
Disampaikan, isu strategis diatas dan rancangan awal RPJMD Kabupaten Tanjung Jabung Timur tahun 2025-2029, serta memperhatikan tema pembangunan nasional dan dengan menggunakan pendekatan holistik- tematik, integratif dan spasial, maka tema pembangunan tahun 2026 yang diusung Kabupaten Tanjung Jabung Timur adalah:
“Transformasi pembangunan yang maju dan berkelanjutan yang bertujuan membangun bersama rakyat untuk sejahtera dan bahagia,”ucap Dillah Hich dengan ekspresi bersahaja.
Lanjutnya lagi, bahwa fokus pembangunan tahun 2026, yaitu peningkatan konektivitas infrastruktur dasar, peningkatan ruas jalan yang berorientasi untuk meningkatkan daya saing daerah dalam memasarkan sumberdaya alam, lanjut dengan peningkatan konektivitas jalan yang menghubungkan antar desa menuju ibukota kecamatan.
Tinggalkan Balasan